Telegram Passport - Sebuah Alat Dari Telegram Untuk Identifikasi Data Pribadi

Telegram Passport Sebuah Alat Untuk Identifikasi Data Pribadi

Aplikasi pesan singkat yang banyak digunakan para pegiat crypto dan blockchain yaitu Telegram telah merilis sebuah alat untuk identifikasi data pribadi, kabar ini telah di umumkan melalui pernyataan resmi yang dipublikasikan pada 26 Juli kemarin.

Alat baru ini disebut dengan Telegram Passport, saat ini Telegram Passport terintegrasi dengan ePayments sebuah operator pembayaran digital, yang disebut Telegram dalam pos mereka sebagai "sistem pembayaran elektronik pertama untuk mendukung pendaftaran dan verifikasi". Hal ini telah di konfirmasi dalam posting di telegram ePayments, mereka juga mengatakan bahwa proses verifikasi dapat dicapai hanya dalam beberapa klik. ePayments.com adalah sistem pembayaran elektronik pertama yang mendukung pendaftaran dan verifikasi dengan Telegram Passport.

Apakah data di Telegram Passport aman ?

Dilindungi oleh Enkripsi End-to-End, dokumen identitas dan data pribadi Anda akan disimpan di cloud Telegram menggunakan Enkripsi End-to-End. Ini dienkripsi dengan kata sandi yang hanya Anda sebagai pengguna yang mengetahui sandi tersebut, sehingga Telegram tidak memiliki akses ke data yang Anda simpan di Telegram Passport Anda. Ketika Anda berbagi data, itu langsung ke penerima. Kalau Anda ingin menjajal versi demo dari alat ini Anda bisa mencobanya disini

Kedepannya Telegram Passport akan terus di kembangkan. Dengan alat / tool ini layanan pada ICO atau Airdrop memungkinkan tidak perlu lagi meminta data diri / KYC, alih-alih si penyelenggara ICO / Airdrop dapat mengandalkan fakta bahwa akun Telegram yang yang di gunakan telah disetujui oleh penyedia verifikasi dan orang / pemilik akun telegram tersebut nyata adanya. Lalu bagaimana nasib akun tu-youl (tanda-tanya. wkwk).

Informasi Tambahan

Pada awal dulu Bitcoin (mata uang kripto pada umumnya) sering digambarkan sebagai mata uang anonim karena dimungkinkan untuk mengirim dan menerima bitcoin tanpa memberikan informasi identifikasi pribadi. Namun, mencapai anonimitas yang wajar dengan Bitcoin bisa sangat rumit dan anonimitas yang sempurna mungkin akan tidak mungkin.

Bitcoin itu pseudonim. Mengirim dan menerima bitcoin sama seperti menulis dengan nama samaran. Jika nama samaran seorang penulis selalu dikaitkan dengan identitas mereka, semua yang pernah mereka tulis di bawah nama samaran itu sekarang akan dikaitkan dengan mereka. Di Bitcoin, nama samaran Anda adalah alamat tempat Anda menerima Bitcoin. Setiap transaksi yang melibatkan alamat itu disimpan selamanya di dalam blockchain . Jika alamat Anda pernah dikaitkan dengan identitas Anda, setiap transaksi akan terhubung dengan Anda.

Update terus informasi tentang Telegram Passport di godosome.net. Share informasi ini kepada teman Anda dan jangan sungkan untuk memberikan komentar.